Menabuh Gamelan Melayu

Diskusi dan Rekonstruksi Warisan Seni Indonesia yang Mati Suri BOLEH dikatakan, seni Gamelan Melayu di Indonesia khususnya di Lingga telah mati  suri  sejak  ratusan tahun...

Mencari Siti Lela Mengerna: Berhati di Pantai Berjiwa di Gunung

MANUSIA sememangnyalah beroleh karunia yang sangat istimewa. Padahal, manusia itu sejatinya animal jua, sama dengan golongan animal yang lain. Oleh sebab itu, sama ada...

Bendera-Bendera Kerajaan Johor di Lingga dan Riau Sebelum Tahun 1824

Lebih dari sekedar simbol dan perlambang tertentu, selembar kain yang dikenal sebagai bendera dalam sejarah dan kebudayaan Melayu adalah salah satu simbol supremasi dan...

Tarekat Naqsyabandiyah di Pulau Penyengat Abad 19

Hingga kini, dua perigi (sumur) tua berhampiran Istana Kantor di Pulau Penyengat itu masih disebut oleh penduduk setempat  sebagai Perigi Suluk, sumber air untuk...

Keunggulan Bahasa Melayu

SEMASA pendudukannya di nusantara ini pemerintah kolonial Belanda berkali-kali berupaya sekuat dapat untuk mengatasi kedudukan istimewa bahasa Melayu. Penjajah Belanda berhasrat bangat hendak menggantikan...

Syair Van Ophuijsen (1896)

Manuskrip Syair Van Ophuysen adalah sebuah manuskrip salinan. Ditulis pada dua setengah halaman folio, dan dijilid (dihimpun) bersama sejumlah salinan manuskrip koleksi  van Ophuijsen,...

Seni

Sejarah

Permainan Rakyat

Boria yang Jenaka

Kita sukar menahan tawa ketika tiba di bagian akhir.

Tak Ada Sendu pada Mendu

Sebuah kesenian pertunjukan yang terdiri dari tujuh episode beruntun.

Kenes dan Menghibur, Diharapkan Kian Lestari

Setelah lebih dari setengah abad tidak ditampilkan, kini wayang cecak naik pentas lagi!

Juadah