Permainan Perahu Jong yang biasanya dilakukan warga pesisir, sangat diminati. Khususnya kalangan muda-mudi di Kepuluan Riau. Perahu Jong yang merupakan miniatur perahu layar, tidak dikemudikan manusia. Namun sangat bergantung arah angin. “Permainan Jong dulu hanya untuk menghilangkan penat di kala sore hari sesudah melaut, biasanya kami bermain jong dengan empat atau lima orang di pesisir pantai. biasanya dengan bahan pohon pulai (kayu pulai ) atau kayu  mentangoh.

Pembuatan jong

  • Badan sampan
  • Sauk yang merupakan seni dan ciri khas tradisi Melayu. ukuran sauk harus sama dengan kayu yang telah dipahat. Dalam pembuatan Jong ini biasanya tidak menggunakan paku. Karena paku cepat berkarat dan memberatkan Jong. Fungsi sauk adalah untuk meluruskan atau menyeimbangkan Jong.
  • Ganda kate yaitu sebatang kayu lurus yang digunakan untuk memberi imbangan kepada Jong.  Ganda kate ini di masukkan ke dalam lubang yang disediakan di tengah jong.
  • Mengikut arah angin, jika angin dari arah selatan, gada kate akan dimasukkan dari kiri.  Jika angin dari arah utara, ganda kate akan dimasukkan dari kanan jong.
  • layar dan jeep berfungsi untuk merubah putaran angin supaya jong menjadi terarah (dinas kebudayaan Kepri)

Tinggalkan Balasan