JANTUNGMELAYU — Berangkat dari keinginan untuk mengembangkan seni budaya Melayu di Kalimantan Barat, organisasi yang dimotori para kaum muda Melayu yang didalamnya melibatkan sejumlah remaja dan pemuda akan segera melakukan deklarasi terbentuknya organisasi Melayu di Kalbar yang menamai diri Persatuan Orang Melayu (POM) Kalbar.

Ketua POM Kalbar, Agus Setiadi mengatakan Organisasi POM ini didirikan oleh Persatuan Mahasiswa Melayu Kalbar (PMM) awal tahun 2017, dimana anggotanya sebagian adalah para alumni dari berbagai perguruan tinggi di Kalbar dan di jawa.

“PMM sendiri berdiri tahun 2012, sempat vakum beberapa tahun karena kesibukan pengurus yang skripsi dan kerja/usaha,” ungkap Agus.

Menurutnya Persatuan Orang Melayu Kalbar (POM) ini merupakan organisasi yang menghimpun Orang Melayu dari semua kalangan, usia, gender dan strata. Tujuan misinya adalah untuk mengangkat dan melestarikan Budaya Melayu di Kalbar serta memperjuangkan Marwah Melayu sekaligus sebagai Benteng Islam di Kalbar.

Pengurus POM Kalbar POM bersifat independen, sosial, religius dan idealis dalam memperjuangkan Marwah melayu di Kalbar. POM tidak berada di bawah organisasi manapun dan tokoh manapun.

“Karena itu POM akan hidup dari sumbangan sukarela Orang Melayu dan tidak boleh didanai secara perorangan baik oleh tokoh, pejabat, politisi, pengusaha Melayu manapun,” tegasnya.

Menurutnya hal tersebut dilakukan agar organisasi ini tetap terjaga idealisme nya dan bebas bersikap tegas serta berkreasi.

Ia menambahkan sekalipun POM menjadi organisasi miskin tapi yang terpenting masyarakat Melayu akan merasa memiliki dan mencintai organisasi ini sampai kapan pun.

Sudah ada seribu lebih yang mendaftar ikut dalam POM. Bahkan tak sedikit orang Melayu yang berkiprah dan bekerja di luar Kalbar dan luar negeri seperti Malaysia dan Brunei menyatakan bergabung.

“Dalam waktu dekat kita akan mengadakan deklarasi sederhana dalam syukuran atas berdirinya POM,” katanya.(JM)

Tinggalkan Balasan